Kenyamanan pada saat bekerja memegang peran penting dalam mendukung produktivitas dan kepuasan kerja karyawan, terutama dalam industri dengan intensitas kerja tinggi seperti divisi tenun. Posisi duduk yang dipertahankan dalam waktu lama selama proses menenun, yang berlangsung hingga 8 jam per hari, sering kali menyebabkan ketidaknyamanan. Hal ini dapat memicu keluhan seperti nyeri pada punggung atau tulang belakang. Kondisi ini juga memengaruhi kesehatan mental penenun, karena duduk dalam posisi yang tidak nyaman cenderung mengurangi fokus dan meningkatkan stres kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan rancangan kursi kerja yang ergonomi dengan pendekatan antropometri untuk mengurangi resiko pada kesehatan pekerja yang dapat mempengaruhi tingkat kepuasan kerja akibat kursi kerja sebelumnya yang kurang nyaman, dengan memfokuskan rancangan kursi kerja pada ukuran tubuh manusia. Pengukuran secara anthropometri menggunakan persentil ke-95 maka diperoleh rancangan dimensi kursi kerja: 1) Tinggi kursi dari lantai 110 cm, 2) Tinggi alas duduk dari lantai 46 cm, 3) Lebar alas kursi 37 cm, 4) Lebar sandaran 37 cm, 5) Tinggi sandaran 64 cm.
Copyrights © 2025