Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penting dan kontribusi tiga dinasti besar dalam sejarah Islam, yaitu Dinasti Umayyah, Abbasiyah, dan Ottoman. Ketiga dinasti ini memainkan peran utama dalam pemerintahan serta memberikan sumbangan signifikan dalam pembentukan peradaban Islam, baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, intelektual, maupun dampaknya terhadap dunia modern. Dinasti Umayyah (661-750 M) terkenal dengan ekspansi wilayah yang luas, yang membentang dari Spanyol di Barat hingga India di Timur. Dinasti ini berhasil menyatukan dunia Islam dan memperkenalkan struktur pemerintahan yang lebih terorganisir, yang menjadi dasar bagi sistem politik Islam selanjutnya. Dinasti Abbasiyah (750-1258 M) merupakan periode kejayaan dalam ilmu pengetahuan, seni, dan kebudayaan, dengan Baghdad sebagai pusat intelektual dunia Islam yang melahirkan berbagai inovasi dalam matematika, astronomi, kedokteran, dan filsafat. Periode ini juga menandai perkembangan pesat dalam literasi dan perpustakaan, serta memperkenalkan pemikiran teologi dan hukum Islam yang baru. Dinasti Ottoman (1299-1922 M) membentuk kekaisaran Islam terbesar yang bertahan hampir enam abad, menguasai wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Eropa Tenggara. Sebagai kekaisaran global, Dinasti Ottoman memainkan peran kunci dalam geopolitik dunia, menjembatani perbedaan budaya dan agama antara Timur dan Barat. Penelitian ini menganalisis dampak jangka panjang dari ketiga dinasti ini terhadap struktur sosial, politik, dan budaya dunia Islam, serta kontribusinya dalam penyebaran ideologi dan sistem pemerintahan Islam yang masih berlanjut hingga saat ini.
Copyrights © 2024