Diabetes Melitus (DM) memengaruhi kondisi fisik dan psikologis pasien. Tuntutan yang harus dipenuhi oleh penderita DM dalam menjaga perawatan diri dan mencegah komplikasi dapat menimbulkan tekanan psikologis. Tekanan psikologis ini dapat memengaruhi ketangguhan penderita DM dalam perawatan diri. Ketangguhan atau hardiness ini memengaruhi spiritual well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan spiritual well-being dengan hardiness pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Purwokerto Barat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian dengan menggunakan aplikasi G.Power sebanyak 115 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner spiritual well-being dan skala hardiness. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis Spearman Rank. Hasil diperoleh responden sebagian besar berusia 65 tahun sebanyak 64 orang (55,7%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 70 orang (60.9%), berpendidikan SMA 41 orang (35,7%), pekerjaan IRT 59 orang (51,3%) dan lama menderita lebih dari 5 tahun 78 orang (67,8%). Sebagian besar responden memiliki spiritual well-being tinggi sebanyak 62 responden (53,9%) hardiness tinggi sebanyak 76 responden (66,1%). Uji Spearman Rank didapatkan ada hubungan spiritual well-being dengan hardiness pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Purwokerto Barat p value 0,024, CC= 0,211.Kata kunci : diabetes melitus, hardiness, spiritual well-being
Copyrights © 2024