Penelitian ini meneliti pengaruh penghindaran berita politik terhadap partisipasi politik pemilih muda, khususnya Generasi Z, dalam Pemilihan Presiden 2024. Menggunakan Theory of Planned Behavior, penelitian ini mengkaji apakah penghindaran berita politik memengaruhi perilaku memilih. Data diperoleh melalui survei terhadap 400 responden dari 30 provinsi di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun banyak pemilih muda menghindari berita politik karena beragam faktor, hal ini tidak selalu mengurangi partisipasi politik mereka. Sebaliknya, pemilih muda tetap aktif berdiskusi tentang pemilu dan berpartisipasi dalam memilih. Secara statistik juga tidak ditemukan pengaruh dari news avoidance pada partisipasi politik mereka. Penelitian ini menyoroti dinamika kompleks antara konsumsi media dan keterlibatan politik.
Copyrights © 2024