Komunikasi antarbudaya adalah proses pertukaran pesan antara orang-orang yang memiliki perbedaan budaya, bahasa, ras, suku hingga bangsa. Komunikasi antarbudaya dilakukan mahasiswa perantau sebagai cara untuk berinteraksi satu sama lain. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi dan tantangan mahasiswa perantau dalam berkomunikasi dan mempertahankan keberadaan budaya lokal yang dibawa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan dari hasil wawancara dengan tiga mahasiswa perantau yang memiliki asal daerah yang berbeda dan studi pustaka sebagai data pendukung. Analisis data dimulai dari pengumpulan data hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perantau melakukan beberapa strategi untuk mempertahankan keberadaan budaya lokalnya. Walaupun terdapat tantangan, mahasiswa perantau dapat mengatasi dengan baik. Mahasiswa perantau tetap berusaha untuk mempertahankan dan memperkenalkan kebudayaan aslinya kepada mahasiswa lainnya yang memiliki kebudayaan yang berbeda.
Copyrights © 2024