Budaya dianggap sangat penting dalam mempengaruhi tingkat keberhasilan dalam melakukan kerjasama bisnis khususnya dalam negosiasi bisnis antar negara. Namun, banyak perusahaan-perusahaan tidak memperhatikan aspek budaya, pada proses suatu bisnis khususnya dalam negosiasi bisnis. Negosiasi bisnis antar budaya harus memperhatikan aspek penting budaya. Budaya memberitahu negosiator apa yang penting, dan memungkinkan mereka untuk memberikan makna pada komunikasi pihak lain dan menebak motif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi akomodasi komunikasi dalam negosiasi bisnis perusahaan Indonesia dengan perusahaan Arab. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan studi literature. Hasil temuan menunjukkan bahwa pengusaha Arab memiliki beberapa pengaruh dari budaya negara Arab dimana sangat mempercayai sistem hierarki dan juga melihat latar belakang suatu negara. Pengusaha Indonesia dan pengusaha Arab menggunakan strategi komunikasi convergen yang ditunjukkan melalui komunikasi verbal dan nonverbal. Strategi konvergensi verbal dengan pola komunikasi yang berbeda, gaya manajemen dan gaya pengambilan keputusan yang berbeda. Perilaku divergensi terepresentasikan dalam penggunaan bahas. Pengusaha Indonesia menggunakan bahasa Inggris, sedangkan pengusaha Arab menggunakan bahasa Arab. Sedangkan strategi konvergensi yang dilakukan kedua pengusaha dilakukan dalam penggunaan kata salam saat pertemuan yaitu “Assalamualaikum”, dan “Waalaikumsalam”. Strategi konvergensi nonverbal juga terwujud ketika pengusaha wanita tidak berjabat tangan dengan laki-laki, dan hanya laki-laki yang berjabat tangan.Kata Kunci: Strategi Akomodasi Komunikasi, Budaya, Negosiasi, Konvergensi dan divergensi
Copyrights © 2024