Sense : Journal of Film and Television Studies
Vol 7, No 2 (2024)

Proses Kreatif Penyutradaraan Dokumenter Performatif Film “Sungai” Oleh Tonny Trimarsanto

Nabila Salsabil, Syifa Ghaits (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Dec 2024

Abstract

Tonny Trimarsanto adalah sutradara film dokumenter asal Klaten, “Sungai” menjadi salah satu film dokumenter performatif karyanya. Penelitian ini mengkaji tentang proses kreatif eksperimentasi Tonny Trimarsanto dalam penyutradaraan film “Sungai” sebagai film dokumenter yang cenderung subjektif, fleksibel, namun tetap terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dengan wawancara bersama narasumber utama yakni sutradara, Observasi dilakukan pada hasil wawancara, visual film dan draf naskah. Bentuk proses kreatif yang dilakukan oleh Tonny Trimarsanto, dapat dibaca melalui teori tahapan berpikir kreatif Graham Wallas yang terdiri dari: (1) Preparation: Keinginan Tonny Trimarsanto dalam menjawab pertanyaan tragedi sejarah yang menjadi tujuan penciptaan film “Sungai”. (2) Incubation: Proses penghayatan dengan wawancara untuk menyegarkan data terkait tragedi politik tahun 1965. (3) Illumination: Menerapkan aspek dokumenter performatif yaitu penekanan subjektivitas dan fleksibelitas dalam penyutradaraan film “Sungai”. (4) Verification: Penarapan ciri khas proses kreatif penyutradaraan Tonny Trimarsanto pada film, melalui penggunaan draf naskah sebagai acuan penyutradaraan namun tetap fleksibel dalam proses produksi filmnya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, film “Sungai” melakukan penekanan aspek subjektivitas, eksplorasi, dan eksperimentasi gaya performatif sebagai bentuk proses kreatif penyutradaraan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

sense

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

Sense: Journal of Film and Television Studies is published twice a year (Juni and December) issued by the Faculty of Art and Record Media, Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Sense provides open access to the public to read abstracts and complete papers. Sense focuses on Television and Film studies. ...