Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh variasi penambahan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) terhadap nilai kuat tekan beton mortar geopolimer tanah liat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan variasi komposisi (TKKS) dan agregat halus sebesar 1:2. Aktivator alkali yang digunakan adalah Na2SiO3 dan NaOH dengan perbandingan 1:1 dan molaritas 12 M. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur benda uji 3, 7, 14, 21, dan 28 hari, Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan optimum tercapai pada umur 28 hari dengan variasi penambahan serat 0,5% sebesar 4,13 Mpa. Variasi penambahan serat 0,8% dan 1% menghasilkan kuat tekan berturut-turut sebesar 3,60 Mpa dan 3,47 Mpa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi negatif antara penambahan TKKS dan kuat tekan mortar geopolimer. Penurunan kuat tekan ini diduga disebabkan oleh penurunan kepadatan mortar akibat adanya rongga yang terbentuk akibat penyusutan serat.
Copyrights © 2024