CV. Brill Garment merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri garmen yang fokus pada produksi berbagai jenis pakaian dan produk tekstil. Permasalahan dalam proses produksi adalah perusahaan masih mengalami produk cacat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengendalian kualitas produk kaos CV. Brill Garment dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab cacat pada produk kaos perusahaan. Untuk mengumpulkan data digunakan observasi dan wawancara. Analisis Six Sigma dengan pendekatan DMAIC dan metode perbaikan 5W+1H digunakan. Alat yang digunakan adalah Critical to Quality (CTQ), diagram Pareto, diagram fish frame, diagram kendali, dan analisis mode kegagalan dan dampak (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat jenis cacat yaitu jahitan tidak sempurna, kain kotor, aksesoris tidak lengkap, dan lubang kain. Hasil analisis menunjukkan nilai DPMO sebesar 12.726,32 dan nilai sigma sebesar 3,75. Berdasarkan persentase cacat yang diperoleh, jenis cacat yang mempunyai jumlah cacat terbanyak adalah jahitan tidak sempurna. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan jahitan tidak sempurna, seperti kurangnya keterampilan, kurang akurat, mesin rusak, setting mesin berubah, kualitas kain tidak sesuai, jenis benang tidak sesuai, cara menjahit salah, tidak ada standar operasional prosedur (SOP), kondisi peralatan yang buruk, dan kurangnya sirkulasi udara. Belum adanya standar operasional prosedur (SOP) menjadi faktor dengan nilai RPN tertinggi sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk mengurangi jumlah produk kaos yang cacat.
Copyrights © 2024