Jalan raya adalah infrastruktur yang sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia, tetapi masalah kerusakan jalan merupakan isu serius yang mempengaruhi efisiensi dan keamanan transportasi. Beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan ini antara lain beban lalu lintas berat, perubahan cuaca, infiltrasi air, dan kualitas awal perkerasan. Penelitian ini difokuskan pada ruas jalan Ngembul – Rejoso di Kabupaten Blitar, menggunakan Metode Pavement Condition Indeks (PCI) untuk mengevaluasi kondisinya. Hasil analisis menunjukkan bahwa ruas jalan ini mengalami kerusakan signifikan, terutama karena lalu lintas truk bermuatan tebu menuju pabrik gula Rejoso Manis Indo (RMI). PCI mencatat bahwa rata-rata kondisi jalan mencapai 39,92%, dengan mayoritas kerusakan berupa retak-retak, lubang, dan permukaan yang bergelombang. Studi ini merekomendasikan rehabilitasi menyeluruh dengan estimasi biaya sekitar Rp. 5.395.000.000,- untuk memperbaiki kondisi jalan Ngembul – Rejoso.
Copyrights © 2024