Kecemasan merupakan masalah psikologis yang sering dialami oleh anak yang dapat berdampak negatif pada perkembangan mental dan emosional mereka. Anak sering kali mengalami tekanan emosional akibat berbagai faktor seperti keterasingan, rasa bersalah, pengalaman masa lalu yang penuh tekanan, dan ketidakpastian mengenai masa depan mereka. Pembinaan agama diharapkan dapat memberikan dukungan spiritual dan emosional yang dapat membantu anak dalam mengatasi kecemasan mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada tingkat kecemasan anak setelah mengikuti program pembinaan agama. Kegiatan ibadah rutin, pembelajaran nilai-nilai agama, dan pendampingan rohani terbukti efektif dalam membangun rasa tenang, harapan, dan kepercayaan diri anak setelah mengikuti kegiatan pembinaan. Oleh karena itu, penting untuk terus meningkatkan program pembinaan agama agar dapat berkontribusi dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial Anak Binaan Pemasyarakatan.
Copyrights © 2024