Bullying merupakan suatu bentuk perilaku yang memberikan kontrol atas tindakan yang berulang untuk mengganggu anak lain yang dianggap lebih lemah dari mereka. Perlakuan bullying yang paling sering diamati adalah bullying verbal, yang meliputi tindakan mengejek, menghina teman, serta memanggil teman dengan julukan atau nama orang tua. Selain itu, kasus bullying fisik juga tercatat, seperti tindakan mendorong dan memukul teman. Adapun bullying sosial juga terjadi, yang mencakup masalah pertemanan seperti mengucilkan atau mengabaikan teman dari kelompok sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan meningkatkan pemahaman tentang bullying di kalangan peserta didik kelas 5 SD melalui penerapan media permainan ular tangga berbasis bimbingan konseling Islam. Penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR) serta teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes pemahaman sebelum serta sesudah intervensi. Objek dalam penelitian ini adalah 17 peserta didik kelas 5E di SD Muhammadiyah 1-2 Taman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media permainan ular tangga berbasis bimbingan konseling Islam di SD Muhammadiyah 1-2 Taman berhasil meningkatkan pemahaman tentang bullying. Skor rata-rata naik dari 60 pada siklus I menjadi 80 pada siklus II. Jumlah peserta didik yang mencapai ketuntasan meningkat dari 3 menjadi 14, sementara yang belum mencapai ketuntasan berkurang dari 14 menjadi 3.Kata Kunci: Bullying, Media Permainan, Pemahaman Siswa
Copyrights © 2024