Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepuasan kerja dengan tingkat stres karyawan di Swalayan Cebongan. Dengan menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 30 karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan mengalami stres akibat beban kerja, kesulitan mengatur waktu, dan kurangnya dukungan dari atasan. Di sisi lain, karyawan yang merasa puas dengan tugas, tanggung jawab, dan hubungan dengan rekan kerja cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja yang rendah dapat meningkatkan tingkat stres karyawan. Untuk itu, perusahaan perlu meningkatkan kepuasan kerja melalui komunikasi internal yang lebih baik, penghargaan yang memadai, dan pengelolaan beban kerja yang seimbang untuk mengurangi stres dan meningkatkan produktivitas.
Copyrights © 2024