Konseling untuk atlet pasca cedera dan kekalahan merupakan aspek penting dalam dunia olahraga yang sering kali diabaikan. Cedera dan kekalahan tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga psikologis, memicu emosi negatif yang dapat menghambat pemulihan dan performa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas konseling dalam membantu atlet menemukan kembali harapan dan motivasi di tengah tantangan tersebut. Melalui pendekatan kognitif-behavioral terapi (CBT) dan mindfulness, atlet dapat belajar mengelola emosi, menetapkan tujuan realistis, serta mengembangkan ketahanan mental. Dukungan sosial dari keluarga, pelatih, dan tim medis juga berperan penting dalam proses pemulihan. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan program konseling yang komprehensif dan dapat diterapkan secara luas untuk mendukung kesejahteraan mental atlet.
Copyrights © 2024