Stres merupakan salah satu faktor psikologis yang sering dialami oleh atlet bulu tangkis, terutama menjelang pertandingan final, yang dapat berdampak negatif terhadap performa di lapangan. Oleh karena itu, pendekatan konseling menjadi salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk membantu atlet mengelola stres dan meningkatkan kesiapan mental para atlet sebelum bertanding. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik konseling, seperti konseling kognitif-perilaku (CBT), relaksasi, visualisasi, dan pernapasan dalam, dalam mengurangi tingkat stres atlet bulu tangkis menjelang pertandingan final. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada beberapa atlet bulu tangkis profesional. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan atlet dan konselor olahraga, serta observasi selama sesi konseling dan persiapan pertandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan konseling terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan, meningkatkan rasa percaya diri, dan mengubah pola pikir negatif yang sering kali muncul sebelum pertandingan besar. Atlet yang mengikuti program konseling juga mengalami peningkatan fokus, ketenangan, serta kemampuan dalam mengatasi tekanan mental di lapangan. Penelitian ini memberikan manfaat penting bagi pengembangan strategi bimbingan konseling dalam dunia olahraga, terutama dalam mengintegrasikan aspek mental dan emosional sebagai bagian dari persiapan atlet. Temuan ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelatih dan konselor olahraga dalam membantu atlet mencapai performa maksimal di kompetisi tingkat tinggi.
Copyrights © 2024