Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif pelatihan regulasi emosi dalam mengelola stres pada orang dewasa muda yang mengalami tingkat stres yang moderat hingga tinggi. Untuk studi kasus ini, teknik purposive sampling digunakan. Peserta yang dipilih berdasarkan tingkat kesediaan mereka untuk berpartisipasi dalam pelatihan dan kriteria yang mereka penuhi saat wawancara. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Penelitian menemukan empat tema utama: peningkatan kesadaran emosional, metode yang dipelajari untuk mengendalikan emosi, penurunan tingkat stres, dan peran dukungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para partisipan secara signifikan lebih mampu mengidentifikasi dan mengendalikan emosi mereka melalui pelatihan regulasi emosi, ada bukti bahwa dukungan sosial sangat penting untuk proses pembelajaran. Menurut penelitian ini program pelatihan regulasi emosi harus dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, diperlukan penelitian tambahan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelatihan.
Copyrights © 2025