Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam sektor kesehatan, khususnya di rumah sakit. AI memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui diagnosis yang lebih cepat dan akurat, serta optimalisasi pengambilan keputusan medis. Namun, penerapannya menghadapi sejumlah permasalahan terkait privasi data pasien dan etika, seperti risiko kebocoran data sensitif dan bias algoritmik yang dapat mempengaruhi keputusan medis. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak penerapan AI terhadap etika dan privasi di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan PRISMA, mencakup studi dari basis data seperti PubMed, Google Scholar, dan Claude.AI, dengan fokus pada artikel lima tahun terakhir (2019-2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit perlu menerapkan protokol keamanan data yang ketat, memastikan transparansi algoritma, serta melibatkan pasien untuk membangun kepercayaan publik. Dengan pendekatan yang bertanggung jawab, AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan tanpa mengorbankan hak privasi dan aspek etika pasien.
Copyrights © 2025