Pemerintah Indonesia memastikan ketersediaan, keseimbangan, dan keamanan pangan bagi rakyatnya melalui bantuan pangan palawija. Fokusnya adalah meningkatkan aksesibilitas dan pemanfaatan pangan palawija bergizi tinggi serta ketahanan pangan, terutama di daerah rawan pangan seperti Kabupaten Aceh Utara. Namun, kendala seperti pengajuan proposal manual dan kurangnya sistem informasi online menghambat efisiensi program ini. Untuk mengatasi masalah tersebut, sebuah sistem pendukung keputusan berbasis website menggunakan metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART) dan model waterfall dirancang. Implementasi metode SMART telah membantu seleksi lebih efisien dan transparan. Hasilnya menunjukkan bahwa penilaian sistem secara online konsisten dengan penilaian manual, dengan kelompok Jurong Teungoh Makmur mendapatkan nilai tertinggi (92.33) dan dianggap layak menerima bantuan. Dengan demikian, implementasi metode SMART telah membuktikan validitasnya dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi penyaluran bantuan pangan palawija di Kabupaten Aceh Utara.
Copyrights © 2024