Stroke adalah kondisi darurat medis yang dapat menyebabkan kerusakan otak atau kematian. Deteksi dini dan klasifikasi risiko stroke sangat penting untuk pencegahan dan penanganannya. Penelitian ini menggunakan dataset sebanyak 5110 data untuk meningkatkan akurasi klasifikasi stroke dengan algoritma Support Vector Machine (SVM) pada data tidak seimbang. Teknik Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) diterapkan untuk menyeimbangkan data stroke dan non-stroke, yang dapat meningkatkan performa model. SVM diuji dengan berbagai kernel, yaitu Linear, RBF, Polynomial, dan Sigmoid, serta variasi parameter pada masing-masing kernel untuk mencari konfigurasi optimal. Hasil pengujian menunjukkan penerapan SMOTE meningkatkan akurasi, presisi, dan recall, dengan kernel RBF mencapai akurasi tertinggi 92% pada parameter Cost 100 dan Gamma 1. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan SMOTE dan optimasi parameter SVM dapat menghasilkan model klasifikasi yang lebih efektif dalam mendeteksi risiko stroke pada data tidak seimbang.
Copyrights © 2025