Penyakit kronis merupakan penyakit tidak menular yang menurunkan kondisi penderitanya secara bertahap dalam jangka waktu yang lama atau menahun dan umumnya mengindikasikan para pengidapnya menderita penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami persepsi masyarakat awam di Cipete Selatan terhadap pencegahan dan penanganan penyakit kronis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan 5 informan utama, 2 informan kunci, dan 1 informan pendukung yang merupakan perwakilan dari 7 RW di daerah Cipete Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Data dianalisis menggunakan teori Health Belief Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap penyakit kronis terbentuk dari pengalaman diri sendiri, riwayat penyakit keluarga serta informasi dari lingkungan sekitar. Pengambilan keputusan yang dilakukan seseorang atau masyarakat didasarkan atau didorong oleh adanya persepsi kerentanan, keparahan, dan manfaat yang dirasakan. Hal tersebut memotivasi masyarakat dalam pengambilan keputusan untuk merubah hidup menjadi lebih sehat lagi. Masyarakat masih merasakan terdapat hambatan karena masih kurangnya sosialisasi dan edukasi terkait pencegahan penyakit kronis. Rekomendasi untuk pemegang kepentingan dan tenaga kesehatan di daerah Cipete Selatan yaitu mengadakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar masyarakat lebih peduli dengan kesehatannya sendiri dan dapat melakukan pencegaham dan penanganan penyakir kronis sedini mungkin.Kata Kunci: penyakit kronis, pencegahan penyakit, persepsi
Copyrights © 2024