Studi ini bertujuan untuk mengkaji bentuk ekologi media pada media massa daring. Dalam ekologi media, setiap media memiliki karakter, fungsi, dan sentimen masing-masing. Ekologi media berimplikasi pada pembentukan budaya dan opini audiens yang khas. Peneliti menggunakan metode discourse network analysis untuk memetakan aktor dan narasi media. Peneliti kemudian mengkaji gaya narasi media dengan Discourse Coalition Framework. Peneliti mengkomparasi berita tentang Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) di KOMPAS.com dan CNN Indonesia mulai tanggal 14 Februari hingga 14 Maret 2024. Hasil studi menunjukkan bahwa pada periode yang sama, berita KOMPAS.com lebih banyak daripada CNN Indonesia. Kedua media memuat pernyataan narasumber yang memiliki sentimen positif dan negatif. Kedua media juga mengutip pernyataan narasumber dan melakukan proliferasi dengan mengunggah pada dua berita berbeda. Narasumber dan gaya narasi CNN Indonesia lebih beragam, meliputi metafora, alur cerita, dan koalisi. Sedangkan KOMPAS.com mengutip pernyataan dari aktor yang lebih sedikit dengan gaya narasi alur cerita dan koalisi.
Copyrights © 2024