Tujuan utama penelitian ini untuk mengidentifikasi tahap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan tugas pengajuan masalah matematis. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 1 di SMAN 2 Kota Tangerang. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari tugas pengajuan masalah, tes kemampuan berpikir kreatif matematis, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada setiap tahap berpikir kreatif, setiap tingkatan memiliki ciri-ciri masing-masing sesuai dengan kapasitas yang dimiliki siswa, pengalaman belajar siswa, pengalaman hidup siswa, masukan dan kritikan dari orang lain serta kondisi lingkungan siswa. Kata kunci: Berpikir Kreatif Matematis, Pembelajaran Berbasis Masalah, Pengajuan Masalah
Copyrights © 2016