Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kemiskinan, tingkat pengangguran, dan pengeluaran per kapita terhadap Indeks Pembangunan Manusia Kalimantan Barat dari tahun 2019 hingga 2023 dalam kerangka ekonomi Islam. Studi ini mengadopsi pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan adalah analisis data panel. Program Eviews 12 digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Studi ini menemukan bahwa kemiskinan di Kalimantan Barat memiliki korelasi negatif signifikan dengan indeks pembangunan manusia, dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) berkorelasi negatif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pengeluaran per kapita berkorelasi positif dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Barat. Selain itu, studi ini juga menunjukkan bahwa kemiskinan, pengangguran masyarakat, dan pengeluaran per kapita secara simultan memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat.
Copyrights © 2024