Pendahuluan Hipertensi atau tekanan darah tinggiadalah suatu penigkatan abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri secara terus-menerus lebih dari suatu periode. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa sekitar 972 juta jiwa di dunia atau 26,4% orang menderita hipertensi. Dari 972 juta jiwa sebanyak 333 juta jiwa berada di negara maju dan 639 berada di negara berkembang. Prevalensi hipertensi mencapai 34,1% dengan angka tertinggi di provinsi kalimantan selatan 44,1% dan yang terendah di provinsi papua sebesar 22,2% . Menurut Kementrian Kesehatan tahun 2018 hipertensi menjadi peringkat pertama dari jenis penyakit tidak menular dengan jumlah kasus mencapai 185.857. Penyebab hipertensi yaitu gaya hidup oleh karenanya di perlukan peran keluarga agar gaya hidup pada penderita hipertensi dapat terkontrol. Peran dari keluarga sangat di butuhkan dalam memberikan dukungan kepada pasien hipertensi untuk rajin memeriksakan diri ketempat pelayanan kesehatan untuk melakukan kontrol darah secara rutin. Gaya hidup dan pola hidup sehat merupakan hal yang saling berhubungan dan berkaitan. Para pakar kesehatan berpendapat bahwa terciptanya pola hidup yang sehat akan bergantung dari gaya atau pola hidup yang dijalani oleh seseorang. Tujuan dari peneltian ini melihat apakah ada hubungan peran keluarga dalam mengontrol gaya hidup penderita hipertensi terhadap derajat hipertensi di Pandau Jaya Kabupaten Kampar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji statistik dengan nilai P value 0,05 yang bermakna terdapat hubungan antara peran keluarga dalam mengontrol hipertensi terhadap derajat hipertensi. Untuk mencegahnya terjadi peningkatan tekanan darah maka hal yang perlu dilakukan mengontrol gaya hidup.
Copyrights © 2024