Pertanian modern menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan pangan global sembari menjaga kelestarian lingkungan. Sistem irigasi tradisional sering kali tidak efisien, menyebabkan pemborosan air dan energi. Penelitian ini memperkenalkan SMART SPROUT, sebuah sistem irigasi cerdas berbasis Artificial Intelligence of Things (AIoT) yang dirancang untuk mendukung pertanian modern yang efisien dan ramah lingkungan. Sistem ini mengintegrasikan teknologi sensor IoT untuk memantau parameter lingkungan, seperti kelembapan tanah, suhu, dan curah hujan, serta algoritma kecerdasan buatan untuk mengoptimalkan jadwal irigasi secara real-time. Selain itu, SMART SPROUT memanfaatkan energi terbarukan sebagai sumber daya operasional, sehingga mendukung prinsip keberlanjutan. Hasil pengujian di lapangan menunjukkan bahwa sistem ini mampu mengurangi konsumsi air hingga 30% dibandingkan dengan metode irigasi konvensional, tanpa mengorbankan produktivitas tanaman. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi pertanian pintar yang mendukung efisiensi sumber daya sekaligus melestarikan lingkungan. Sistem ini memastikan bahwa tanaman menerima jumlah air yang optimal untuk pertumbuhannya, terutama di daerah dengan curah hujan yang tidak konsisten atau tidak mencukupi, sekaligus mengoptimalkan waktu dan upaya yang dihabiskan petani untuk irigasi. Ini menggunakan logika fuzzy, algoritma kecerdasan buatan, untuk menentukan kebutuhan air berbagai jenis tanaman berdasarkan data suhu dan kelembaban yang dikumpulkan dari sensor lingkungan. Data ini terintegrasi dengan teknologi IoT menggunakan ESP32 untuk memberikan pembaruan irigasi secara real-time. Dengan mengotomatiskan proses, sistem menghilangkan risiko jadwal irigasi yang terlupakan atau tidak konsisten, yang sering menyebabkan fai tanaman.
Copyrights © 2024