Stroke adalah gangguan fungsi otak sebagian atau seluruh akibat dari gangguan aliran darah oleh karena sumbatan atau pecahanya pembuluhan darah di otak, sehingga menyebabkan sel-sel otak kekurangan darah, oksigen atau zat-zat makanan dan akhirnya dapat terjadi kematian sel-sel. Konsep diri beserta dukungan keluarga terhadap mekanisme koping untuk mengembangkan perilaku baru yang bertujuan untuk menumbuhkan kekuatan dalam individu, mengurangi dampak kecemasan bahkan stress dalam kehidupan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan dukungan keluarga dengan mekanisme koping pada pasien paska stroke di RSUD Drs. H. Abu Hanifah Bangka Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah semua pasien pasca stroke di RSUD Drs. H. Abu Hanifah Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2024 dan sampel peneliti sebanyak 90 orang. Data di analisis seacara univariat dan bivariat menggunakan uji kai kuadrat dengan dk = 95% (? :0,05). Penelitian ini menyimpulkan ada hubungan antara konsep diri( p =0,000),dukungan keluarga (p= 0,001) dengan mekanisme koping pada pasien pasca stroke di RSUD Drs. H. Abu Hanifah Bangka Tengah Tahun 2024. Perlunya meningkatkan penyuluhan kepada keluarga pasien tentang pentingnya dukungan keluarga yang baik dan konsep diri yang positif dalam melakukan mekanisme koping kepada pasien stroke.
Copyrights © 2024