Kegiatan safety talk adalah penyampaian pesan-pesan keselamatan yang berisi tentang penyampaian bahaya ditempat kerja yang berpeluang menciptakan sebuah insiden yang bermaksud untuk menciptakn budaya kerja yang selalu mengedepankan keselamatan (Flowrenza & Harianto, 2020). Menurut Stanley Milgram (1963) dalam (Sirait, 2020) menjelaskan bahwa pelaksanaan safety talk sebaiknya dilakukan setiap akan memulai pekerjaan dengan tujuan agar dapat meminimalisir kecelakaan saat bekerja. Namun di PT X, kegiatan safety talk dilaksanakan hanya sekali dalam kurun waktu seminggu, Jika di sebuah tempat kerja terjadi insiden kecelakaan kerja, tim penolong yang telah disiapkan perusahaan harus dapat menangani insiden tersebut dengan cepat, maka dari itu segala peralatan mereka harus dalam keadaan siap digunakan (Sari & Febriyanto, 2019). Dengan kawasan perusahaan seluas 50 Ha maka kecepatan penanganan kecelakaan di PT X sangat diperlukan apabila terjadi sebuah kecelakaan. Kesiapsiagaan tim rescue akan mengurangi dampak dari sebuah insiden, Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-poestest, penelitian dilakukan pada tanggal 3-30 juni 2024 dengan melibatkan 13 responden. Variable independent dalam penelitian ini adalah safety talk, dan variable dependent dalam penelitian ini adalah pencegahan kecelakaan dan kecepatan pemberian pertolongan pada kecelakaan. Analisis univariat dan bivariat akan diterapkan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh dari kegiatan safety talk dengan pencegahan kecelakaan dan kecepatan pemberian pertolongan tim rescue PT X.
Copyrights © 2024