Status gizi merupakan salah satu faktor risiko yang berperan dalam metabolisme tubuh dan perubahan tekanan darah. pada penelitian ini dapat direkomendasikan dari pengukuran lingkar perut dan indeks massa tubuh. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi dan merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi. Beberapa faktor risiko yang diduga berperan dalam terjadinya hipertensi antara lain : pola makan, status gizi, jenis kelamin dan aktifitas fisik. Menurut WHO, pada tahun 2015 didapatkan prevalensi individu dengan hipertensi sekitar 1,3 miliar, sebagian besar peningkatan terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah seperti dinegara Afrika memiliki prevalensi hipertensi tertinggi (27%) berbeda dengan negara maju seperti Amerika memiliki prevalensi hipertensi terendah (18%). Berdasarkan penjelasan ini, penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai status gizi dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Karang Mulya Kotawaringin Barat. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, dengan mengumpulkan data rekam medis dengan teknik non random sampling sejumlah 145 responden. Hasil analisis dengan chi-square menyatakan tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara status gizi dengan kejaidan hipertensi di Puskesmas Karang Mulya Kotawaringin Barat (p =0,589). Pada penelitian ini menyarankan kepada pembaca agar lebih menjaga kesehatan tubuh dan mematuhi anjuran untuk menghindari segala hal yang dapat meningkatkan tekanan darah atau biasa disebut dengan hipertensi.
Copyrights © 2024