Salah satu masalah yang paling sering berhadapan dengan peternak adalah pakan. Teknik fermentasi sebagai bagian dari proses ensiling adalah salah satu metode untuk mengatasi keterbatasan persediaan pakan. Pakan alternatifnya adalah dengan memanfaatkan limbah batang pisang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh penambahan Indigofera sp tentang kualitas fisik batang pisang yang telah difermentasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan, enam ulangan, dengan tiga puluh orang sebagai panelis. Perlakuan yang diberikan adalah sebagai berikut : P0= batang pisang + 0% Indigofera sp, P1= batang pisang + 10% Indigofera sp , P2= batang pisang + 20% Indigofera sp, P3= batang pisang + 30% Indigofera sp, dan P4 = batang pisang + 40% Indigofera sp. Warna, aroma, dan tekstur adalah hal- hal yang diamati dalam penelitian ini. Analisis varians (uji F) dilakukan pada taraf 5% untuk menguji hipotesis pengaruh faktor perlakuan terhadap keragaman data eksperimen. Jika ada perbedaan yang nyata, uji Duncan New Multiple Testing (DMRT) dilakukan pada taraf 5%. Penelitian menunjukan bahwa penambahan Indigofera sp mempengaruhi kualitas fisik, dilihat dari segi warna, pada perlakuan P0 dan P1 diperolah warna yang baik yaitu kuning, pada perlakuan P0, P1, P2, dan P3 aroma yang baik yaitu asam, dan tekstur agak halus terlihat pada perlakuan P0, P1, P2, P3 dan P4. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemberian 0% indigofera sp dan 10% indigofera sp menghasilkan kualitas fisik fermentasi yang baik.
Copyrights © 2024