Tapera merupakan program program yang dapat membantu masyarakat mendapatkan rumah yang layak dan terjangkau melalui pembiayaan dana murah berkelanjutan dan berlandaskan gotong royong. Program ini mewajibkan pekerja untuk memberikan iuran sebesar 2,5% hingga 3% dari penghasilan, yang kemudian dikelola oleh Badan Pengelola Tabungan Rakyat (BP Tapera). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya dan manfaat dari kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan data yang bersumber dari BP Tapera, Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia dan sumber resmi lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa program Tapera memberikan manfaat ekonomi yang signifikan dengan rasio CBA (Cost-Benefit Analysis) yang lebih dari 1, menandakan bahwa manfaat yang diperoleh lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan. Namun, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti transparansi pengelolaan dana dan peningkatan partisipasi pekerja dalam program.
Copyrights © 2024