Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran daring terhadap hasil belajar mahasiswa, terutama selama pandemi COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif dan analisis kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring menjadi solusi utama dalam menjaga keberlangsungan pendidikan selama pandemi, namun implementasinya menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan akses teknologi, rendahnya motivasi belajar, dan kurangnya pengawasan langsung. Faktor-faktor ini memengaruhi hasil belajar mahasiswa yang cenderung tidak optimal. Pemanfaatan teori belajar konektivisme memberikan kerangka untuk memaksimalkan potensi pembelajaran daring melalui penggunaan teknologi informasi dan jaringan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan integrasi blended learning sebagai pendekatan alternatif. Studi lanjutan diperlukan untuk memperbaiki efektivitas pembelajaran daring di masa depan
Copyrights © 2025