Jutaan orang dari berbagai kalangan baik anak-anak hingga dewasa rela meluangkan waktunya berjam-jam untuk bermain mobile game tanpa memikirkan risikonya. Bermain mobile game 2,25 jam dalam sehari berpotensi meningkatkan risiko de quervain syndrome (DQS) yang disebabkan oleh penggunaan ibu jari secara berlebihan atau trauma langsung pada tendon extensor pollicis brevis dan tendon abductor pollicis longus serta pembebanan pada sendi carpometacarpal I. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi fisioterapi dan pencegahan DQS pada penggiat hobi mobile game di Kecamatan Alalak. Metode yang dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang DQS dan mempraktikkan latihan untuk DQS yang diberikan langsung oleh fisioterapis serta menggunakan media berupa poster dan pembagian leaflet sebagai pendukung agar materi tersampaikan dengan baik dan dapat dibawa pulang untuk kemudian hari sebagai pengingat agar bisa diimplementasikan. Pengumpulan data menggunakan google form untuk pre-test dan post-test sebagai bahan evaluasi tingkat pengetahuan penggiat. Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan terkait apa itu DQS, cara mencegah DQS, peran fisioterapi pada DQS serta Latihan untuk DQS.
Copyrights © 2024