Penelitian ini menganalisis dinamika opini publik di media sosial Instagram terhadap kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10% menjadi 12%, dengan fokus pada konten yang diunggah akun @Gerindra. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, studi ini mengeksplorasi strategi komunikasi politik, respons warganet, dan pola opini publik yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun strategi komunikasi mampu menarik perhatian audiens, narasi yang cenderung emosional dan defensif justru memperkeruh persepsi publik. Sebagian besar warganet memberikan respons negatif, menilai kebijakan tersebut memberatkan masyarakat kecil. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan komunikasi yang transparan, berbasis data, dan inklusif untuk meningkatkan penerimaan publik terhadap kebijakan.
Copyrights © 2024