Pencapaian SDG’s 14 menjadi tujuan menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir. Pemberdayaan masyarakat pesisir gagal tanpa memahami penggabungan dimensi budaya dan memanfaatkan peran modal sosial yang berkembang untuk mempercepat dan mengoptimalkan hasil. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengembangan ekonomi masyarakat pesisir dengan perspektif modal sosial di Desa Mororejo, Kendal. Penelitian ini memakai metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi dan angket. Hasil penelitian ini yaitu modal sosial sebagai prasyarat keberhasilan pembangunan. Dalam komunitas belajar untuk saling percaya dan dengan bertindak bersama menjadi lebih mampu mengatasi masalah. Pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir tidak hanya menggunakan sistem positif yang hanya mempertimbangkan keterampilan dan kemampuan masyarakat berdaya sehingga mengabaikan faktor modal sosial desa itu sendiri. kompleksitas masalah karena keterbatasan sumber daya kedua belah pihak, yaitu pemerintah dan masyarakat, yang harus diselesaikan melalui kebijakan yang relatif inklusif yang berfokus pada sistem nilai dan institusi yang mengatur masyarakat. Mengingat modal sosial masyarakat yang cenderung meningkat dengan pemberdayaan tindakan pemerintah, maka intervensi pemerintah lebih ditekankan dan terutama alokasi dana pembangunan di bidang pemberdayaan. Kata Kunci: Pemberdayaan, Masyarakat Pesisir, Modal Sosial, Perekonomian, SDG’s 14
Copyrights © 2024