Pencemaran udara cukup sering terjadi di wilayah rural yang salah satu penyebabnya adalah kebakaran pada lahan dengan karakteristik gambut. Hal ini menjadikan daerah rural tidak bisa diabaikan dalam pemantauan kualitas udara, tetapi pengoperasian Air Quality Monitoring Station (AQMS) pada daerah rural sulit untuk dilakukan karena jarangnya tersedia jaringan internet. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sistem monitoring kualitas udara yang dapat menampilkan data secara real time pada wilayah yang tidak tersedia jaringan internet dengan menggunakan teknologi Long Range (LoRa). Sistem ini dirancang menjadi 2 (dua) bagian yaitu transmitter yang mengukur kelembaban, suhu, CO, O3, CO2, dan PM10 serta receiver yang menerima data dari transmitter melalui LoRa untuk diteruskan dan ditampikan secara real time pada Blynk Apps dan website ANTARES. Hasil pengujian menunjukkan jarak komunikasi antar LoRa dapat lebih dari 1000 meter dengan kondisi minim obstacle. Hasil pengukuran monitoring kualitas udara berbasis teknologi internet of things memiliki kemampuan pembacaan variabel kualitas udara yang sangat baik dengan nilai persentase error yang kecil yaitu pada gas karbon dioksida sebesar 2,26%. Berdasarkan hasil pengujian, sistem monitoring kualitas udara dapat beroperasi dengan baik.
Copyrights © 2022