Kawasan cagar budaya di Kota Lama Tanjungpinang banyak menyimpan sejarah kekayaan budaya lokal dan memerlukan dukungan pemerintah dalam upaya pelestarian kebudayaan tersebut. Kawasan cagar budaya tersebut tentunya meningkatkan nilai perekonomian dan pariwisata daerah yang kemudian berpotensi menarik turis. Berdasarkan analisis mengenai signifikansi daerah beserta kebutuhan ruang untuk Kota Lama Tanjungpinang sebagai daerah cagar budaya adalah dibutuhkannya sarana arsitektur berupa jalan untuk pedestrian beserta fasilitas kelengkapannya. Dengan mengembangkan kawasan untuk pejalan kaki, kebutuhan untuk mengakomodasi kegiatan pariwisata untuk turis maupun masyarakat lokal dapat terwujudkan serta nilai estetika kawasan dengan tema yang sesuai dengan kekayaan budaya daerah dapat ditingkatkan.
Copyrights © 2024