Covid-19 merupakan suatu penyakit yang menjangkiti sistem pernapasan manusia dan memiliki kemampuan penularan yang sangat cepat. Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang terkena dampak pandemi Covid-19. Jumlah masyarakat terkonfirmasi virus Covid-19 di Jawa Barat yang masih bertambah hari demi hari. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengelompokkan tingkat kerawanan penyebaran Covid-19 khususnya di Provinsi Jawa Barat menggunakan data dari website resmi pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan 5 atribut, yaitu nama_kab_kota, konfirmasi_total, konfirmasi_sembuh, konfirmasi_meninggal, dan konfirmasi_aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola penyebaran Covid-19 untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif di tingkat regional. Metode penelitian melibatkan proses data mining yaitu pemahaman bisnis, pemahaman data, persiapan data, pemodelan, evaluasi, dan penyebaran berdasarkan metodologi CRISP-DM. Proses modeling menggunakan algoritma K-Medoids dengan 3 cluster sesuai dengan zona warna pemerintah. Hasil penelitian ini menunjukkan 3 cluster, yaitu cluster hijau merupakan jumlah kasus yang minimal dengan 16 Kabupaten/Kota. Cluster kuning merupakan mulai waspada akan jumlah kasus dengan 6 Kabupaten/Kota. Cluster merah merupakan kasus sudah sangat parah dengan 5 Kabupaten/Kota. Hasil pengujian Silhouette Coefficient yang menguji n_cluster = 2,3,4, dan 5 menunjukkan bahwa n_cluster=3 merupakan cluster yang terbaik dengan nilai sebesar 0.77.
Copyrights © 2024