Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai catcalling. Dengan berfokus mahasiswi sebagai kelompok rentan, penelitian ini mengeksplorasi dampak psikologis dari catcalling serta menyelidiki faktor sosial dan budaya yang memperkuat fenomena tersebut. Hal ini menempatkan studi yang menyoroti kekerasan berbasis gender, dengan berkontribusi pada pemahaman yang lebih luas tentang pengalaman sehari-hari korban pelecehan. Metode kualitatif dengan pendekatan observasi dan wawancara mendalam. Subjek penelitian mencakup mahasiswi dari berbagai program studi yang memberikan narasi pengalaman mereka terkait catcalling di lingkungan kampus dan ruang publik. Teknik pengumpulan data bertujuan untuk menggali dampak sosial dan emosi yang dialami para korban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa catcalling mengakibatkan trauma psikologis yang signifikan, juga membatasi kebebasan bergerak dan rasa aman. Studi ini menawarkan kontribusi baru dengan mengidentifikasi bentuk catcalling yang sering tersamarkan sebagai perilaku tidak berbahaya, sekaligus memperkuat argumentasi, catcalling adalah ancaman terhadap keselamatan dan kesejahteraan perempuan. Temuan ini diharapkan dapat mendorong perubahan sosial yang lebih adil dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menghentikan pelecehan berbasis gender.
Copyrights © 2024