Tingginya permintaan konsumen terhadap cabai di Indonesia sering menyebabkan kenaikan harga terutama saat produksi menurun akibat kegagalan panen pada musim kemarau. Salah satu tantangan utama dalam budidaya cabai adalah menjaga kelembaban tanah yang ideal sementara metode penyiraman manual sering kali tidak konsisten dan tidak sesuai dengan kebutuhan spesifik tanaman. Untuk mengatasi permasalahan tersebut teknologi Internet of Things (IoT) diimplementasikan sebagai solusi pemantauan kelembaban tanah secara real-time. Sistem ini memanfaatkan sensor kelembaban tanah, sensor suhu dan mikrokontroler yang terhubung dengan aplikasi Android untuk memudahkan pemantauan dan pengaturan kadar air sesuai kebutuhan tanaman. Data kelembaban tanah ditampilkan melalui aplikasi android dan (LCD) sehingga petani dapat mengakses informasi kondisi lahan secara langsung dan akurat. Dengan penerapan sistem ini produktivitas tanaman cabai dapat meningkat, kualitas hasil panen terjamin, serta efisiensi dalam pengelolaan lahan pertanian tercapai.
Copyrights © 2024