Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil : Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan dan Pertanian
Vol 8 No 2 (2024): JHPPK

HABITAT BURUNG KAKATUA MALUKU (Cacatua moluccensis) DI DESA MASIHULAN KECAMATAN SERAM UTARA KABUPATEN MALUKU TENGAH

Mailuhu, Angel Yoma (Unknown)
Pattinasarany, C. Karel. (Unknown)
Latupapua, Lesly (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2024

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Masihulan Kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah dan berlangsung dari bulan Maret - April 2024 dengan tujuan untuk mengetahui karakterisik habitat burung Kakatua Maluku (Cacatua moluccensis). Pada penelitian ini menggunakan kombinasi metode jalur dan metode garis berpetak. Lokasi penelitian dibagi menjadi dua blok penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis matoa (Pometia pinnata) adalah jenis vegetasi pakan yang melimpah pada blok I maupun blok II. Berdasarkan analisis vegetasi pada lokasi pengamatan blok I, tingkat semai ditemukan sebanyak 49 jenis, didominasi oleh jenis matoa (Pometia pinnata) sebesar 14,86%, tingkat pancang ditemukan sebanyak 52 jenis, didominasi jenis belo hitam (Diospiros pilosenthera) sebesar 15,69%, tingkat tiang ditemukan sebanyak 48 jenis, didominasi jenis kayu batu (Parinarium corymbosum) sebesar 20,71%, dan tingkat pohon ditemukan sebanyak 54 jenis, didominasi jenis nisat (Adina sp) sebesar 21,53%. Sedangkan hasil analisis vegetasi pada blok II, tingkat semai ditemukan sebanyak 58 jenis, didominasi jenis matoa (Pometia pinnata) sebesar 15,43%, tingkat pancang ditemukan sebanyak 54 jenis, didominasi jenis sosoli hutan sebesar 14,22%, tingkat tiang ditemukan sebanyak 56 jenis, didominasi jenis pala hutan (Myristica lancifolia) sebesar 20,52%, dan tingkat pohon ditemukan sebanyak 61 jenis, yang didominasi jenis wako sebesar 17,52%. Tempat berlindung bagi Kakatua Maluku ( Cacatua moluccensis), terdiri dari vegetasi yang di temui pada tiap blok memiliki bentuk jenis penyusun vegetasi yang rapat dengan diameter dan tajuk pohon yang besar dan tinggi, diantaranya pohon beringin (Ficus benjamina), pulaka (Octomeles sumatrana), kayu merah (Dillenia sp), matoa (Pometia pinnata), sosoli hutan, dan kayu alale sehingga jenis-jenis ini lebih sering digunakan oleh burung Kakatua Maluku (Cacatua moluccensis) sebagai tempat melakukan aktivitasnya dan tempat bersarang untuk melindungi dirinya dari ancaman dan gangguan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jhppk

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Tropical forests in the area of ??small islands have their own uniqueness. Its biodiversity and ecology depend on highly complex and interconnected systems. Managing forests in small islands in a sustainable manner require extensive application in various scientific disciplines. The small island ...