Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam konteks identitas nasional dan nasionalisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak era digital terhadap pembentukan dan perkembangan identitas nasional serta manifestasi nasionalisme dalam perspektif kewarganegaraan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber dan data terkait fenomena tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa era digital telah menciptakan ruang baru bagi ekspresi identitas nasional dan nasionalisme, namun juga menimbulkan tantangan baru. Media sosial dan platform digital lainnya menjadi arena penting dalam pembentukan opini publik dan mobilisasi sentimen nasionalis. Di sisi lain, globalisasi digital juga berpotensi mengikis batas-batas tradisional identitas nasional. Penelitian ini menemukan bahwa pendidikan kewarganegaraan memiliki peran krusial dalam menjembatani kesenjangan antara identitas nasional tradisional dan realitas digital. Diperlukan pendekatan baru dalam pendidikan kewarganegaraan yang mempersiapkan warga negara untuk berpartisipasi secara kritis dan bertanggung jawab dalam lanskap digital, sambil tetap mempertahankan nilai-nilai nasionalisme. Kesimpulannya, era digital menuntut redefinisi dan adaptasi konsep identitas nasional dan nasionalisme, serta pendekatan yang lebih dinamis dalam kajian dan praktik kewarganegaraan.
Copyrights © 2024