Jaksa yang berada dibawah tekanan dapat membuat kesehatan terganggu dari segi fisik maupun mental sehingga dapat timbul burnout. Kualitas Pelayanan jaksa tidak mengalami kenaikan yang signifikan dan belum dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Untuk mengetahui peran motivasi dan kepuasan kerja untuk mengatasi burnout akibat dari tekanan pekerjaan yang dialami jaksa yang berpengaruh pada kinerjanya, dikumpulkan data dari 93 jaksa yang berada di Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk mendapatkan data yang dinginkan. Penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik, uji regresi, model trimming, serta uji sobel untuk mengetahui keterkaitan kepuasan kerja dan motivasi untuk mengatasi burnout pada kinerja jaksa. Temuan menunjukan pengaruh langsung kepuasaan kerja terhadap kinerja, terdapat pengaruh burnout terhadap kinerja, serta adanya pengaruh langsung kepuasan terhadap burnout, terdapat pula pengaruh tidak langsung antara kepuasan kerja terhadap kinerja melalui burnout. Penelitian menemukan ada pengaruh langsung motivasi terhadap kinerja, tetapi menunjukan tidak ada pengaruh motivasi terhadap burnout dan tidak ada pengaruh tidak langsung motivasi terhadap kinerja melalui burnout.
Copyrights © 2024