Keselamatan dan kenyamanan dalam operasional penerbangan sangat bergantung pada informasi cuaca yang tepat dan terkini. Automated Weather Observing System (AWOS) memegang peranan penting dalam mengoptimalkan pelaksanaan operasional penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Sistem ini secara otomatis mencatat berbagai parameter cuaca dan menyajikan data meteorologi real-time untuk keperluan operasional serta pencegahan terhadap kondisi cuaca ekstrem. Studi ini mengevaluasi kinerja AWOS dalam menyajikan data cuaca yang dapat diandalkan dan menilai kepuasan pengguna melalui penggunaan kuesioner User Experience Questionnaire (UEQ), dengan pendekatan survei kuantitatif yang melibatkan 24 responden yang terdiri dari observer dan teknisi. Berdasarkan hasil benchmark, sebagian besar skala evaluasi masih berada di bawah rata-rata. Skala efisiensi mendapatkan predikat kurang memuaskan atau buruk yaitu dengan nilai 0,58. Skor yang diperoleh untuk skala lainnya, yaitu Daya Tarik, Kejelasan, Ketepatan, Stimulasi, dan Kebaruan, adalah 0,76, 0,94, 0,78, 0,57, dan 0,26. Dari hasil tersebut, terlihat bahwa aspek kejelasan (perspicuity) perlu ditingkatkan agar sistem lebih mudah dipahami dan dioperasikan oleh observer dan teknisi. Peningkatan pada aspek ini diharapkan dapat meningkatkan evaluasi sistem ke kategori Excellent pada penilaian berikutnya.
Copyrights © 2024