Penilaian kinerja anggota Polri memegang peranan penting dalam menjaga efisiensi dan kualitas pelayanan publik, namun sistem yang ada sering kali menghadapi tantangan subjektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) pada penilaian kinerja anggota Subdit 3 Resmob Unit 3 Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, guna menghadirkan pendekatan yang lebih objektif dan terstruktur. Penelitian menggunakan metode wawancara untuk mengidentifikasi kriteria utama penilaian seperti produktivitas, disiplin, penyelesaian kasus, dan kerja sama. Data diolah menggunakan metode SAW melalui tahapan normalisasi matriks keputusan dan pemeringkatan berdasarkan bobot kriteria yang telah ditentukan. Hasil menunjukkan bahwa metode ini mampu menghasilkan peringkat anggota secara objektif, dengan nilai tertinggi 87,5 dan nilai terendah 52,85, mem-berikan gambaran yang jelas tentang performa individu. Kesimpulannya, penerapan metode SAW tidak hanya mengurangi subjektivitas tetapi juga memberikan dasar yang kuat bagi kepala unit dalam pengambilan keputusan berbasis data. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa A1 memperoleh nilai tertinggi (89.5), menonjol dalam produktivitas, penyelesaian kasus, dan disiplin, sementara A2 (88.1) dan A3 (83.6) menunjukkan kinerja solid namun membutuhkan perbaikan di beberapa aspek. Data terukur ini memberikan transparansi dan akurasi, mendukung evaluasi yang lebih adil dan berbasis fakta untuk pengembangan anggota dan unit.
Copyrights © 2024