Puisi adalah salah satu variasi sastra yang memiliki daya tarik tersendiri oleh berbagai kalangan di masyarakat dewasa maupun remaja. Tidak hanya itu saja, beberapa orang pun juga memiliki ketertarikan untuk memproduksi sebuah puisi. Dalam hal bahasa, puisi memiliki bahasa yang bebas, tidak terikat oleh regulasi khusus. Banyaknya penggunaan bahasa yang mengandung majas dan kias membuat kita terkadang sulit untuk memahami makna yang terkandung di balik kata-kata indah dalam puisi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan makna yang terkandung dalam puisi jika dilihat dengan menggunakan analisis tataran semantik yang memfokuskan pada analisa makna leksikal, makna gramatikal, makna referensial, dan makna kias, serta dampak yang ditimbulkannya pada pemahaman kita tentang hubungan antara manusia dan lingkungan alam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Yang mana hasil pembahasan akan mendeskipsikan bahwa puisi ini dapat dianalisis menggunakan kajian tataran Semantik serta Puisi ini juga menceritakan tentang keadaan kondisi alam yang sedang tidak baik-baik saja. Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi ini menunjukkan keprihatinan yang mendalam terhadap kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh tindakan manusia. Bahasa yang kaya menunjukkan gambaran alam dan keadaan lingkungan. Ini memberikan gambaran yang kuat tentang bagaimana tindakan manusia memengaruhi ekosistem. Hasilnya menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan dan tindakan kolektif sangat penting untuk menjaga dan melestarikan lingkungan alam. Penemuan ini juga menunjukkan betapa pentingnya karya sastra untuk mempengaruhi cara orang melihat dan bertindak terhadap lingkungan.
Copyrights © 2024