Latar Belakang : Paling banyak terjadi pada dismenore yaitu sebanyak 54,89% dismenore primer, 9,36% dismenore sekunder dan sebanyak 10-15% nyeri hebat. Kasus dismenore terjadi pada masa remaja antara 12 dan 17 tahun. Nyeri hebat saat menstruasi mengganggu aktivitas akademik, sosial, dan olahraga. Lagi pula, 23,6% dari mereka yang terkena dampak tidak bersekolah atau menunda kegiatan. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui manfaat Stretching Exercise dan Neuromuscular Taping untuk meredakan nyeri dismenorea. Bahan dan Metode : Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Elastic Taping, bola basket atau sejenisnya, dan stopwatch. Penelitian menggunakan metode eksperimen sebelum dan sesudah tes yaitu membandingkan hasil awal sebelum dan sesudah Stretching Exercise dan Neuromuscular Taping. Hasil : Hasil pemberian intervensi didapatkan Stretching Exercise dan Neuromuscular Taping (NMT) dapat menurunkan tingkat nyeri pada Dismenore, dievaluasi menggunakan Visual Analogue Scale (VAS). Kesimpulan : Stretching Exercise dan Neuromuscular Taping (NMT) dapat bermanfaat untuk menurunkan tingkat nyeri pada dismenore primer.
Copyrights © 2024