Penelitian ini menganalisa bagaimana peningkatan infrastruktur di Provinsi Sumatera Utara mempengaruhi ketimpangan ekonomi. Meskipun dapat mendorong perluasan ekonomi, infrastruktur yang memadai tidak selalu menjamin pemerataan perekonomian. Studi ini melihat pengaruh panjang jalan, penjualan listrik pelanggan, dan jumlah air bersih yang diberikan kepada pengguna. Data sekunder dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara dianalisis menggunakan model regresi linier berganda. Hasil penelitian ini dapat membantu pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengembangkan kebijakan yang dapat meningkatkan infrastruktur dan mengurangi kesenjangan ekonomi dengan memberikan masukan dan saran. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya infrastruktur dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi ketimpangan sekaligus memberikan kontribusi di bidang perekonomian, khususnya di bidang kesenjangan ekonomi dan infrastruktur.
Copyrights © 2024