Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi Indonesian National Single Window (INSW) terhadap penurunan dwelling time di pelabuhan utama Indonesia hingga Oktober 2024. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini mengeksplorasi efektivitas INSW dalam menyederhanakan dan mendigitalisasi proses perizinan ekspor-impor, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa INSW berhasil menurunkan dwelling time dari 3,3 hari pada Februari menjadi 2,6 hari pada Oktober 2024, meskipun volume kontainer terus meningkat. Kebijakan pendukung seperti integrasi dengan ASEAN Single Window (ASW) dan digitalisasi dokumen perdagangan memainkan peran penting dalam mempercepat proses administrasi dan meningkatkan transparansi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi INSW merupakan langkah penting dalam transformasi logistik nasional, mendukung daya saing Indonesia di pasar global, dan menciptakan sistem logistik yang lebih efisien.
Copyrights © 2024