Pada dasarnya, penduduk Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kepadatan penduduk tinggi berpotensi menyebabkan ketidakstabilan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Olehnya itu, pemerintah dituntut untuk menrealisasikan kewajibannya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan ekonomi yang menitikberatkan pada pemerataan, pengelolaan pertumbuhan populasi yang kian meningkat, dan pengembangan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan pengumpulan data digital library, situs web, dan koneksi jurnal perpustakaan sesuai kata kunci topik penelitian: UMKM, Pertumbuhan Ekonomi, dan Pilar Kesejahteraan Masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu alat penopang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ialah UMKM, karena mampu menyerap 97% total tenaga kerja dan menyumbang PDB 61%. Bahkan krisis ekonomi 1997-1998 UMKM menunjukkan resiliensi yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan besar. Namun, pemerintah perlu mengembangkan UMKM mengingat jumlah penduduk berada ke-4 di dunia. Dengan melakukan penyederhanaan regulasi dan perizinan, akses pembiayaan, pelatihan manajemen, peningkatan kapasitas teknologi, serta perluasan akses pasar sangat diperlukan. Tujuannya untuk mendorong pemerataan ekonomi, perluasan lapangan kerja, pengurangan kesenjangan pendapatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sehingga masyarakat lebih mudah mengakses layanan publik, dan meningkatnya taraf hidupnya. Hal ini, sekaligus menjadi langkah konkret dalam merealisasikan demokrasi ekonomi yang diamanatkan oleh Pasal 33 UUD 1945.
Copyrights © 2024