Pada industri pengolahan makanan, efisiensi dan kualitas mesin pemotong kentang menjadi faktor krusial dalam produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jumlah lubang pada pisau pemotong kentang terhadap kapasitas efektif pemotongan, efisiensi pemotongan, dan keseragaman hasil potongan. Eksperimen dilakukan menggunakan mesin pengupas dan pemotong kentang sederhana dengan tiga variasi pisau pemotong (36, 64, dan 144 lubang) dan tiga variasi tekanan pneumatik (6, 7, dan 8 bar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pisau dengan 144 lubang pada tekanan 8 bar menghasilkan kapasitas efektif pemotongan tertinggi (123,51 kg/jam) dan efisiensi pemotongan tertinggi (97,71%). Namun, peningkatan jumlah lubang juga menyebabkan sedikit penurunan dalam keseragaman hasil potongan, dengan nilai error tertinggi 0,5048% pada pisau 144 lubang dan terendah 0,5019% pada pisau 36 lubang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan jumlah lubang pada pisau pemotong kentang dapat meningkatkan kapasitas dan efisiensi pemotongan secara signifikan, meskipun dengan sedikit dampak pada keseragaman hasil potongan.
Copyrights © 2024